Panaitan Island

Kamis, 26 Januari 2017

Panaitan Island

Panaitan Island
Dermaga Panaitan

Pulau Eksotis

banyak sejarah tersimpan disini, Pulau yang memiliki luas ± 17.000Ha memiliki permukaan berbukit yang diselimuti hutan hujan tropis. Bukit terbesar di Pulau Panaitan dinamakan Gunung Raksa, didalamnya kaya akan flora dan fauna serta beberapa penemuan arkeologis seperti Patung Ganesha dan Shiwa yang diperkirakan peninggalan Hindu Kuno.

Pulau Panaitan merupakan Pulau terluar sebelah Barat Pulau Jawa yang dibatasi oleh selat sempit Panaitan, secara administratif Panaitan termasuk dalam wilayah Pandeglang, Banten.

Tidak jauh berbeda dengan Pulau Peucang, sepanjang garis pantai Pulau panaitan dihiasi pasir putih yang luas.
Karena Pulau ini merupakan bagian dari Taman Nasional Ujung Kulon dan masuk dalam daftar warisan dunia oleh UNESCO  pada tahun 1991/1992 maka tidak boleh dimanfaakan untuk tempat tinggal.

Terdapat kantor Seksi pengelolaan Taman Nasional dan beberapa ruangan sederhana untuk petugas yang berjaga di Pulau indah ini yang dapat memberikan informasi lengkap yang kita butuhkan.

Surganya Para Surferer


Julukan ini sudah tidak asing ditelinga pecinta surfing baik dalam negeri maupun luar negeri dikarenakan Panaitan adalah salah satu lokasi surfing terbaik di dunia. Berbagai macam jenis ombak yang populer di Pulau ini,  seperti one palm points, napalms, apocalypse, dan pussy istilah-istilah dalam dunia surfing benar-benar bisa dinikmati disini.

Bukan saja ombaknya yang mempesona, terumbu karang dibawah lautnya juga tidak kalah indah, salah satu lokasi penyelaman yang cukup terkenal adalah batu pitak dekat legon butun.

Cukup disayangkan lokasi tersebut tidak disarankan bagi pemula dikarenakan kuatnya arus dan faktor-faktor alam lainnya.


Kaya akan Flora dan Fauna


Hutan hujan tropis yang menyelimuti hapir keeluruhan Pulau menjadikan Panaitan sebagai rumah yang sangat tepat bagi satwa yang tinggal disini, Berbagai macam jenis satwa hidup liar dan alami.

Rusa, biawak, monyet ekor panjang, babi hutan sangat mudah dijumpai dan berkeliaran bebas di depan dermaga sampai di Kantor Pengelolaan milik Perhutani.
Satwa lain seperti, Buaya air tawar, Ular Pithon, burung-burung dan masih banyak satwa lainnya menempati pulau ini.


Suasana Pulau Panaitan memberikan kesan tersendiri bagi para peselancar khususnya, karena selain ombaknya yang menantang suasana di Pulau ini cukup sepi dari hiruk-pikuk kota dan pantai surfing lainnya, Pemandangan alam liar menjadi bonus untuk peselancar.




Trip Wisata Memancing


Tidak mau kalah para mancing mania juga menyebut Pulau Panaitan adalah surganya ikan-ikan predator.

Dikarenakan berhadapan langsung dengan laut lepas, ikan-ikan penghuni perairan Ujung Kulon sangat beragam jenisnya, seperti Kakap merah, Kerapu Macan, Kerapu Lumpur, Giant Travelly (GT), Kue Gerong, Tuna sirip Kuning, dan masih banyak lainnya menjadikan Laut Ujung Kulon sebagai incaran para mancing mania.

Bukan sekedar julukan omong kosong, hampir setiap bulannya selalu ada wisatawan yang datang untuk mencoba keahliannya menaklukan penghuni bawah laut Ujung Kulon.

Setiap tahunnya selalu diadakan perlombaan memancing di seputaran Pulau Panaitan dan Pulau Peucang sampai Tanjung Karang. Perlombaan memancing untuk memperebutkan Piala Presiden. Acara tesebut memang sudah tidak asing bagi para angler, tidak hanya diikuti oleh peserta dari dalam negeri namun peserta dari mancanegara juga turut serta memeriahkan perlombaan ini.

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Copyright © 2015 Wisata Ujung Kulon - Taman Nasional Ujung Kulon All Right Reserved