Pesona Pulau Handeleum

Jumat, 20 Januari 2017

Pesona Pulau Handeleum

pulau handeleum
Pulau Handeleum

Pulau karang terbesar


Sebagai Balai Taman Nasional Ujung Kulon Seksi Pengelolaan TN Wilayah II Pulau Handeleum merupakan Pulau karang terbesar diantara gugusan pulau-pulau karang di teluk Ujung Kulon.

Pulau Handeleum menjadi bagian dari teluk selamat datang, memiliki luas ± 220Ha  dan dipenuhi oleh hutan Bakau disetiap daratannya.
Akar-akar pohon Bakau yang menjuntai disetiap sisi Pulau dan kondisi laut yang sangat tenang menjadi tempat terbaik untuk ikan-ikan bertelur.

Sayangnya meskipun kondisi laut yang cukup tenang dan air laut yang jernih Pulau ini kurang menarik untuk melakukan kegiatan snorkeling, tapi jika hanya ingin berenang para wisatawan tidak perlu khawatir selain tidak terlalu dalam dan arus air lemah berenang disini cukup aman bagi anak-anak sekalipun.

Wild Life Monitoring

canoing
muara Cigenter

Karena snorkling di Pulau ini tidak menjanjikan bukan berarti Pulau Hadeleum tidak memiliki pesona alam yang mengagumkan.
Kawasan Cigenter dan Cikabeumbeum terdapat padang pengembalaan yang jika ditempuh memerlukan waktu hingga 2 hari, jalur yang akan ditempuh melalui darat dan sungai.
Selain Banteng Jawa, Babi hutan, Merak hijau dan binatang lainnya
Padang pengembalaan tersebut sering juga didatangi oleh Badak bercula satu yang menjadi ikon Taman Nasional Ujung Kulon.

Memang sangat jarang wisatawan yang datang ke kawasan tersebut dikarenakan lokasinya cukup jauh untuk di tempuh. Biasanya para peneliti dari pihak TNUK ( Taman Nasional Ujung Kulon) melakukan kegiataan rutin setiap bulan untuk mengamati habitat endemik Ujung Kulon ini dengan memasang kamera pengawas dibeberapa titik yang sering dilewati.

Para peneliti Badak bercula satu dari berbagai mancanegara juga sering datang hanya untuk melakukan penelitian kehidupan Badak Jawa, bukan waktu sebentar mereka berada didalam hutan, melainkan berbulan-bulan untuk bisa menemukan sang Ikon Ujung Kulon.

Asiknya Bersampan di Sungai Cigenter

kanoing cigenter
bersampan di sungai cigenter
Terhambat jarak dan waktu untuk bisa melihat kehidupan alam liar di padang pengembalaan Cigenter dan Cikabeumbeum wisatawan tidak perlu khawatir, masih ada cara lain untuk bisa explore Pulau Handeleum.

Untuk menikmati pesona alam Handeleum, wisatawan bisa bersampan dari muara yang langsung terlihat dari pinggir pantai.
Sampan dari kayu yang disediakan oleh Perhutani untuk keperluan monitoring yang ada dimuara bisa digunakan oleh wisatawan dengan mengganti biaya tenaga ranger yang membantu mendayung dan memberikan informasi lengkap tentang Pulau ini.

Menelusuri sungai Cigenter menggunakan sampan menikmati suasana dengan karakteristik alam tropis, ditemani pepohonan yang memenuhi sepanjang sisi sungai menjadi pemandangan yang eksotis disetiap kayuhan dayungnya.

Satwa Penghuni Pulau Handeleum

Pulau dengan alam hutan hujan tropis sudah pasti berbagai macam satwa hidup didalamnya, Terlebih terdapat banyak sungai-sungai besar dengan aliran air yang cukup tenang daratan berlumpur membuat predator terganas menjadikan Handeleum sebagai tempat tinggalnya, Buaya Mutiara (buaya muara) kadang bisa dijumpai saat bersampan mengarungi sungai Cigenter.

Satwa lain seperti ular sanca, ular cincin emas, berbagai jenis burung-burung, Babi hutan, Badak jawa dan satwa lainnya juga sebagai penghuninya.

Alam yang terjaga, seperti magis yang membuat kita selalu mengaguminya, tidak berbicara namun dapat dirasakan  

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Copyright © 2015 Wisata Ujung Kulon - Taman Nasional Ujung Kulon All Right Reserved