Spot Mancing Di Ujung Kulon

Jumat, 03 Februari 2017

Spot Mancing Di Ujung Kulon


Tempat Favorit Para Mancing Mania

Indonesia adalah negara kepulauan yang dilintasi oleh garis khatulistiwa dan berada diantara benua Asia dan Australia serta antara samudra Pasific dan samudra Hindia.
Negara yang hanya memiliki 2 musim ini dianugrahi sumber daya alam berlimpah, tanah yang subur, keanekaragaman budaya dan kekayaan laut yang berlimpah tidak heran indonesia menjadi incaran para penjajah pada masa jaman dahulu kala.

Salah satu hasil alam Indonesia yang tiada habisnya adalah hasil laut yang berlimpah, hingga hampir disetiap Pulau-Pulau besar seperti Jawa, sumatra, Kalimantan, Sulawesi dan Papua sebagian penduduknya menggantungkan diri dari hasil laut.

Begitu juga dengan para penggila olahraga memancing di Indonesia, dikaruniai lautan yang luas dan ikan-ikan yang sangat beragam jenisnya, para penggila olahraga memancing di Indonesia tidak perlu jauh-jauh ke Negara lain untuk melampiaskan hobinya tersebut.

Biasanya para pemancing profesional selalu menentukan ikan buruannya dan memprhitungkan cuacasebelum menentukan lokasi memancing sehingga ketika memancing tidak lagi salah lokasi dan peralatan.
Jenis ikan seperti Marlin, GT, Kuwe, dan Tenggiri menjadi incaran para Angler karena memiliki kekuatan yang sangat besar untuk melawan jika terperangkap umpan yang diberikan oleh para Angler. Bagi mereka mengalahkan ikan-ikan predator tersebut memiliki sensasi tersendiri karena sangat menguras tenaga dan keahlian memainkan joran dan rill.
Selain faktor cuaca, ketepatan menentukan lokasi, peralatan, umpan dan tekhnik yang digunakan sangat mempengaruhi keberhasilan dalam mendapatkan ikan-ikan predator ini.


Ujung Kulon Surganya Para Pemancing

kerapu merah ujung kulon
Laut Taman Nasional Ujung Kulon memiliki karakteristik tersendiri dengan kekayaan ikan dan terumbu karang didalamnya.
Selain Kiluan di Lampung Ujung Kulon yang dipisahkan oleh selat sunda dengan Pulau Sumatera dan bersebelahan dengan laut selatan juga menjadi surganya para pecinta olahraga memancing.
Terbukti dalam setiap bulan selalu ada rombongan yang datang hanya untuk memancing, baik yang sudah pro ataupun yang masih tahap belajar.

Sangat banyak spot untuk memancing di Ujung Kulon, mulai dari tanjung alang-alang, Karang Copong Pulau Peucang, Tanjung Layar, Karang Kereta, Karang Jajar Pulau Panaitan dan lainnya.
Untuk mencapai spot-spot memancing tersebut para pecinta olahraga memancing bisa menggunakan kapal wisata yang disewakan oleh penduduk yang berlokasi di Desa Sumur atau Desa Taman Jaya.

Harga sewa kapal disana cukup lumayan berkisar antara 2.700.000 s/d 3.000.000 selama 2 hari, tergantung sehebat apa anda bernegosiasi dengan pemilik kapal. Harga tersebut sangat standar untuk ukuran kapal yang bisa mengangkut sampai 25 orang wisatawan. Untuk pemancing disarankan maksimal 10 orang agar nyaman dalam melakukan kegiatan.
Terdapat kabin kecil untuk sekedar beristirahat atau menaruh barang bawaan, kamar mandi darurat, dan dapur minimalis untuk memasak.

Karena spot memancing disini berada dalam kawasan Taman Nasional Ujung Kulon pemancing harus melapor ke salah satu kantor Perwakilan Perhutani yang berada di Desa Taman Jaya, Pulau Handeleum, Pulau Peucang atau Pulau Panaitan untuk memberitahukan kegiatan yang akan dilakukan ditambah anda harus membayar biaya retribusi, asuransi sebesar 8.500,- dan biaya kegiatan memancing sebesar 25.000,-/orang anda sudah bebas memancing sepuasnya selama 2 hari.


Waktu Yang Tepat Untuk Mancing di Ujung Kulon

Pastikan anda memilih waktu yang tepat jika ingin memancing di laut manapun karena faktor cuaca, arah angin dan kondisi arus air sagat berpengaruh kepada keberadaan ikan-ikan.
Jika anda ingin memancing di Taman Nasional Ujung Kulon sebaiknya pada bulan Maret s/d Juli dan November, Desember.
Bulan-bulan tersebut kondisi lautan Ujung Kuo biasanya dalam keadaan cuaca yang cukup cerah dan bersahabat.
Hal ini sangat penting bagi kenyamanan ketika memancing, terutama untuk keselamatan adalah yang utama apalagi bagi pemula atau yang baru mencoba memancing dengan kondisi diatas kapal yang berada dilautan.

Teknik Memancing

Ada beragam teknik memancing apalagi nelayan dari berbagai macam daerah di Indonesia. Dengan peralatan yang mereka buat sendiri berdasarkan pengalaman turun-temurun dari pendahulunya. Namun bagi pemancing pro biasanya menggunakan teknik yang biasa digunakan oleh seluruh Angler didunia seperti teknik Popping, Jigging, Casting dan Trolling.

Popping di Ujung Kulon

Popping adalah jenis umpan buatan berbentuk seperti ikan dengan bagian depan dibentuk cekung seperti cekungan mangkuk/mulut ikan yang sedang menganga. Bahan bakunya terbuat dari kayu atau fiber. Biasanya teknik ini digunakan untuk mendapatkan ikan predator seperti GT, Kuwe, Baracuda dan lain-lain. 

Di Ujung Kulon teknik popping biasanya digunakan pagi hari muali dari jam 5 subuh sampai jam 8 pagi disekitar pulau panaitan dan tanjung layar dan digunakan lagi pada sore hari antara jam 4 sore sampai jam 8 malam.

Sering juga para angler menggunakan teknik Trolling dan Casting tergantung keinginan dan keahlian masing-masing dalam menarik perhatian ikan-ikan predator dengan memainkan unpan yang digunakan.

Jika melihat para profesional memancing menggunakan teknik-teknik memancing sangat mudah, namun saat mencobanya tidak semudah yang kita lihat. dari cara melempar umpan, sampai dengan memainkannya butuh keahlian yang selalu dilatih agar bisa memahami kondisi laut, arus, dan ombak.

Untuk yang sekedar ingin memancing tidak atau baru mencoba mancing di laut sebaiknya tidak menggunakan teknik-teknik diatas karena butuh pengalaman dan bimbingan dari yang sudah pro.
Teknik yang paling mudah adalah teknik dasaran. Teknik ini tidak perlu keahlian khusus, bagi pemula yang pertama kali mencoba memancing pun sudah pasti bisa.
Dengan menggunakan umpan seperti cumi, udang atau ikan kecil yang diberi pemberat agar umpan dapat tenggelam kedasar setelah itu kita hanya menunggu umpan dimakan oleh ikan-ikan yang senang berada didasar.

Ikan dasaran sangat beragam, jadi ketika umpan dimakan dan kail digulung ikan yang didapat sering kali berbeda-beda jenisnya, yang sering didapat di Ujung Uulon adalah ikan Ayam-ayam, Kerapu macan, Kerapu lumpur, Kurisi, dan ikan-ikan karang lainnya.

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Copyright © 2015 Wisata Ujung Kulon - Taman Nasional Ujung Kulon All Right Reserved