Harimau Jawa ditemukan di Padang Penggembalaan Cidaon

Sabtu, 30 September 2017

Harimau Jawa ditemukan di Padang Penggembalaan Cidaon

harimau jawa ditemukan di ujung kulon
Gabel (nama panggilan) salah satu petugas Taman Nasional Ujung Kulon yang tidak sengaja melihat dan mengambil gambar Harimau Jawa di Padang Penggembalaan Cidaon bersama mangsanya
Rabu, 13 September 2017, Padang Savana/Pengembalaan Cidaon Taman Nasional Ujung Kulon menjadi sorotan media masa baik dalam negeri maupun luar negeri setelah salah seorang Petugas Taman Nasional UJung Kulon mengabadikan moment yang sangat langka dilokasi tersebut.
foto diatas diambil oleh Gabel (nama panggilan) salah seorang petugas Taman Nasional Ujung Kulon yang tidak sengaja melihat kucing besar tersebut saat kegiatan rutin monitoring populasi Banteng Jawa di Padang Savana/Pengembalaan Cidaon.
Saat itu kegiatan rutin biasa untuk memantau dan menghitung populasi Banteng jawa, dan ada juga beberapa tamu wisatawan asing yang sedang berkunjung juga ke lokasi tersebut ditemani oleh kapten kapal (Isnen) dan seorang guide, tidak disengaja Kapten melihat kucing besar tersebut dan memberitahukan kepada petugas, dengan sigap salah seorang petugas mengabadikannya menggunakan camera handphone miliknya. Terlihat dalam foto tersebut sang Kucing besar sedang berjalan pergi meninggalkan hasil buruanya begitu saja yang masih utuh kearah selatan Padang Savana Cidaon.

bangkai-banteng-jawa-cidaon

Banteng jawa yang menjadi korban sang kucing besar yang diduga Harimau Jawa tersebut masih utuh dengan luka gigitan dileher. hanya bagian testisnya saja yang dimakan lalu pergi, dan foto ini kami ambil kurang lebih pada jam 10.00 WIB 2 hari setelah kejadian saat trip private dengan tamu dari Jakarta.

Suasana dipadang pengembalaan Cidaon saat itu sangat sepi oleh hewan, tak ada satupun Banteng Jawa dan satwa lain yang kami lihat, hanya bangkai Banteng jawa itu saja yang kondisinya masih seperti saat ditinggalkan oleh sang pemangsa, biasanya selalu ada saja Banteng jawa yang terlihat sedang merumput atau bersantai dibawah pohon.

banteng-jawa-ujung-kulon
Hanya bagian ini yang disantap oleh kucing besar yang diduga adalah Harimau Jawa.

Kejadian ini menjadi ramai diperbincangka oleh seluruh kalangan baik media massa, para peneliti dan pakar hewan. Sampai seorang jurnalis dari www.dagbladet.no Norwegian mengirim email kepada kami untuk meminta foto-foto dan video dari kejadian ini setelah melihat berita online dari perusahaan media cetak terbesar di New York Amerika (new york times) yang mengulas tentang berita heboh ini, dengan mengirimkan link halaman yang berjudul "Tiger Species Tought Extinct Is Possibly Spotted In Indonesia".

harimau jawa

Walaupun data fakta yang didapat belum lengkap namun LIPI meyakini kucing besar tersebut adalah Macan Tutul atau jenis lainnya dilihat dari ukuran tubuh dan kepala yang lebih kecil dari Harimau Jawa pada umumnya. Namun penelitian ini harus didalami kembali agar benar-benar mendapat data yang akurat sehingga bisa disimpulkan kebenarannya.
LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) menyatakan Harimau Jawa telah punah sekitar 50 tahun yang lalu akibat perburuan.
Ujang Mamat Rahmat (kepala Balai TNUK) sudah sangat sering mendengarkan laporan petugas TNUK yang melihat Lodaya (sebutan masyarakat lokal untuk Harimau),namun karena kurangnya data yang dimiliki laporan tersebut hanya menjadi cerita saja. Bagipetugas yang pernah melihat mereka meyakini bahwa kucing besar dilihatnya itu adalah Harimau Jawa.

Rahmat juga belum bisa memastikan kebenarannya, hanya saja jika memang benar itu adalah Harimau Jawa berarti menjadi kabar gembira, ujarnya, untuk memastikan kebenarannya beliau membentuk tim khusus Harimau Jawa. Jika memang benar masih ada Rahmat akan memberitahukan kepada publik secepatnya.

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Copyright © 2015 Wisata Ujung Kulon - Taman Nasional Ujung Kulon All Right Reserved